Viral  

Waspada 11 Aplikasi Pencuri Data

Immaku.com-Mencengankan SubDirektorat Siber Direktorat Kriminal Spesifik telah menguak fakta perihal 11 Software Pencuri Data yang telah banyak di Unduh oleh warganet di Google Play Store.

Dari 11 software pencuri data yang telah dirilis itu ada beberapa software telah di install oleh kalangan belia – mudi disaat bulan ramadhan mirip sekarang ini, mirip yang telah dikatakan Siberpoldametrojaya.

” Wasapada Akan modus pencurian data berkedok software Salat Dan Adzan, Software tersebut telah banyak diunduh di Play Store ” Goresan pena dari Laman @siberpoldametrojaya pada Jum’at (22/04/2022).

Dan Staf khusus Kominfo Bidang kebijakan digital dan pengembangan sumber daya insan Deddy Permadi menjelaskan Kalau 11 Software tersebut tidak memperbaiki sistem, maka Kemkominfo akan menutup software tersebut.

“”Kemkominfo melakukan pendalaman dan menemukan, memang ada fitur-fitur yang berpotensi untuk menyalahgunakan data eksklusif,” Ungkap Dedy Permadi , dikutip dari keterangan Kemkominfo, Minggu (24/4/2022).

Dimana Pencurian data ini di Smartphone dilakukan melalui pengembangan aplikasi (SDK) Pihak Ketiga.

Bisa mencakup kemampuan untuk menangkap konten clipboard, Data GPS, Alamat Email, Nomor, telepon dan alamat MAC router.

Dan apa saja nama ke 11 software Pencuri Data yang harus di waspadai oleh masyarakat, simak selengkapnya dibawah ini.

  1. Speed Camera Radar – 10 juta unduhan
  2. Al-Moazin Lite (Prayer Times) – 10 juta unduhan
  3. WiFi Mouse (remote control PC) – 10 juta unduhan
  4. QR & Barcode Scanner – 5 juta unduhan
  5. Qibla Compass – Ramadan 2022 – 5 juta unduhan
  6. Simple Weather & Clock Widget – 1 juta unduhan
  7. Handcent Nex SMS-Text w/MMS – 1 juta unduhan
  8. Smart Kit 360 – 1 juta unduhan
  9. Al Quran MP3 – 50 Reciters & Translation Audio – 1 juta unduhan
  10. Full Quran MP3 – 50+ Language & Translation Audio – 1 juta unduhan
  11. Audiosdroid Audio Studio DAW – 1 juta unduhan
Baca Juga :  Link necenzurat nou Anne Bagu Petre Stefan Video

Dari ke 11 Software tersebut, pihak kepolisian menerka data yang dicuri lewat software itu ada indikasi penyalah gunaan data, dan dengan adanya pengungkapan ini mampu menawarkan peringatan kepada masyarakat agar berhati – hati dalam memilih software.