Viral  

Sejarah, Lokasi, Rute, Fasilitas & Harga Tiket

Immaku.com – Halo teman wisata, pada kesempatan kali ini kami akan menawarkan berita perihal objek wisata Watu Giring yang ada di Kabupaten Gunungkidul, Kawasan Istimewa Yogyakarta.

Di Gunungkidul memang ada banyak tujuan wisata yang rupawan dan menakjubkan yang cocok untuk bepergian. Salah satu tujuan di Gunungkidul ialah Watu Giring.

Watu Giring ialah batu alam yang diambil dengan cara memotongnya oleh penambang batu alam untuk menjadi tangga atau peninggalan megalit.

Watu Giring Tourism juga telah menjadi kawasan wisata yang ramai dengan pengunjung pada hari kerja dan liburan.

Dahulu Watu Giring ialah tambang batu kapur, yang biasanya digunakan sebagai alas penyangga rumah atau disebut giring dan juga tambang batu untuk dinding rumah mirip kotak berbentuk batu bata.

Ketika ini penambangan batu alam di kawasan ini telah dihentikan dan meninggalkan jejak penambangan batu alam. Penambang batu alam di wilayah ini memotong jalur alami ke ukuran kecil dan memanjang.

Bekas tambang ini yang telah berumur puluhan tahun menyerupai bangunan candi kuno.

Struktur bangunan ditata dengan rupawan dan rapi, sehingga sekilas bangunan menyerupai bentuk candi kecil dengan tangga.

Meski begitu unik, banyak pengunjung yang mengatakan kalau tujuan wisata ini seperti dengan wisata Bukit Breksi di Kalasan.

Daerah wisata Watu Giring ini sangat cocok untuk pengunjung yang suka fotografi sebab latar belakangnya yang rupawan mirip gaya punden bertingkat dari Piramida Maya.

Poly pengunjung menerka bekas tambang itu ialah kuil. Namun berkali-kali para manajer juga menjelaskan bahwa kawasan itu hanyalah bekas lokasi penambangan.

Watu Giring juga menghadirkan pemandangan alam yang luar biasa, di sore hari pengunjung dapat menikmati matahari terbenam yang rupawan dikombinasikan dengan sawah hijau dan bukit-bukit alami di sekitarnya.

Baca Juga :  New Link Yskaela Fujimoto Viral Photo And Yskaela Fujimoto Twitter

Kalau pengunjung beruntung, pengunjung dapat melihat Gunung Merapi dari kejauhan ketika cuaca cerah.

Watu Giring juga acapkali digunakan sebagai kawasan foto prewedding sebab ada beberapa spot foto yang sangat cocok untuk dijadikan pilihan foto.

Sejarah Watu Giring

Wisata Watu Giring

Batu Giring ini, sebelumnya adalah tambang batu kapur, yang biasanya digunakan sebagai alas penyangga rumah atau disebut giring dan juga tambang batu untuk dinding rumah mirip kotak berbentuk batu bata.

Disengaja atau tidak, bekas penambangan batu ini menyerupai bangunan tua mirip kuil, sebab struktur bekas gigi gergaji menjadi bertingkat dan bertingkat serta memiliki ketinggian yang berbeda.

Tanpa sengaja, waraga Pacarejo, Semanu berbagi daerah wisata yang berasal dari bekas tambang batu kapur.

Bentuk unik dari batu yang terlihat mirip kuil sekarang menjadi favorit baru bagi wisatawan lokal dan bahkan asing. Poly pengunjung yang menjadikan lokasi sebagai kawasan berfoto menyenangkan.

Pesona Watu Giring

Pesona Watu Giring

Meskipun Watu Giring hanya menawarkan pemandangan bekas ngarai, jangan keliru, bahkan kalau hanya tebing-tebing yang adalah tebing, tetapi saat Anda melihatnya Anda absolut terpana.

Sebab pengambilan tambang sebelumnya menyerupai peninggalan sejarah zaman Megalitikum dengan potongan-potongan batu dalam bentuk tangga.

Objek wisata Watu Siring sebenarnya hampir seperti dengan objek wisata Bukit Breksi di Kalasan, hanya saja jauh lebih artistik sebab potongan batu yang lebih kecil di bukit dan membentuk ornamen tangga.

Bahkan kalau Anda melihat Watu Giring ini terlihat mirip kompleks dengan gugusan candi. Kawasan ini sangat cocok untuk foto-foto sebab dackground yang rupawan mirip multilevel punden ala Maya Pyramids.

Poly pengunjung menerka bekas tambang itu ialah kuil. Namun, berkali-kali manajer itu juga menjelaskan bahwa kawasan itu hanyalah situs penambangan biasa.

Baca Juga :  Biaya Kuliah Binus (Bina Nusantara University) Tahun Ajaran 2021/2022

Batu Giring juga menyajikan pemandangan alam yang luar biasa, di sore hari kita dapat menikmati matahari terbenam yang rupawan dikombinasikan dengan sawah hijau dan bukit-bukit alami di sekitarnya.

Kalau kita beruntung, kita mampu melihat Gunung Merapi dari kejauhan ketika cuaca cerah.

Lokasi Watu Giring

Lokasi Watu Giring

Lokasi Watu Giring baik dan mudah bagi pengunjung untuk mencapai Pantai Baros. Namun lokasi Watu Giring cukup jauh dari sentra kota Yogyakarta.

Alamat persis Watu Giring ialah di Padukuhan Jelok, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Kawasan Istimewa Yogyakarta.

Rute ke Watu Giring

Rute ke Watu Giring

Rute ke Watu Giring sangat mudah dijangkau. Kalau Anda dari sentra Kota Yogyakarta di sebelah timur pergi melalui Jalan KH. Ahmad Dahlan menuju ke Jalan Pangurakan.

Kemudian terus lurus ke Jalan Kusumanegara, mencapai perempatan ke selatan ke Jalan Gedongkuning, terus lurus hingga persimpangan ke arah timur ke Jalan Wonosari.

Kemudian terus lurus melalui Jalan Nasional III, terus lurus tetap di Jalan Nasional III, kemudian tiba di persimpangan ke selatan ke Jalan Kyai Legi, kemudian terus lurus ke Jalan KRT Judodiningrat.

Lalu tiba di persimpangan timur ke Jalan Nasional III, lalu terus sepanjang jalan yang ada hingga Anda akan mencapai Watu Giring.

Jeda dari sentra Kota Yogyakarta ke Watu Giring cukup jauh, yaitu sekitar 43,8 Kilometer dan waktu tempuh normal kendaraan bermotor dari sentra Jogja ke Watu Giring ialah sekitar 1 jam 17 menit.

Fasilitas

Daerah Wisata Watu Giring belum memiliki fasilitas yang memadai. Di sini hanya ada beberapa kursi panjang yang terbuat dari bambu yang disediakan untuk beristirahat dan duduk di sekitar para pengunjung.

Baca Juga :  Gunakan Pinjaman Online Bunga Rendah

Meskipun fasilitas di sini masih minim, di sekitar lokasi Watu Giring, ada warung yang menjual makanan oleh makanan khusus Gunungkidul yaitu belalang goreng yang telah terkenal di luar Jawa.

Harga Tiket dan Parkir Watu Giring

Sebab objek wisata ini masih dikelola oleh masyarakat setempat dalam hal ini ialah pemuda belia, maka di wilayah ini tidak memiliki biaya resmi untuk memasuki Watu Giring ini.

Sebagai gantinya, pengunjung akan membayar biaya ikhlas untuk memajukan kawasan wisata Watu Giring.

Sedangkan untuk biaya parkir pengunjung yang akan mengunjungi Watu Giring, dikenakan tarif Rp 2.000 untuk sepeda motor dan Rp 5.000 untuk kendaraan beroda empat.

Epilog

Nah, itu tadi berita lengkap perihal objek wisata Watu Giring. Untuk anda yang sedang ingin berlibur ke Yogyakarta anda wajib memasukan Bukit Watu Giring Kedalam daftar kunjungan anda.

Terimakasih telah membaca artikel kami, hingga berjumpa di artikel kami selanjutnya dan jaga selalu kebersihan dimanapun anda sedang berwisata.