Manga  

Preview Two Point Campus, Lebih Realistis dan Menantang

Game simulasi memang tidak memiliki basis penggemar yang banyak kalau dibandingkan game action atau sports sekalipun. Namun, terkadang sebuah game simulasi juga mampu disukai oleh sebagian besar gamer sebab menawarkan pengalaman seru tersendiri saat mensimulasikan sesuatu. Contohnya ialah apa yang ditawarkan Two Point Campus.

Two Point Studios kini hadir kembali membuat semua game simulasi, kalau dulunya memiliki tema rumah sakit, kini game simulasi terbarunya bakal berkutat pada “kampus” atau perkuliahan. Gamenya sendiri baru akan dirilis pada Agustus mendatang, namun kami menerima kesempatan merasakan duluan pada sesi preview. Mari simak artikelnya!

Gameplay Membangun yang Masih Identik

Sistem membangin di Two Point Campus kurang lebih masih seperti dengan apa yang ditawarkan di Hospital. Kau akan tetap dipaksa untuk membangun sesuatu pada sebuah bangunan yang sudah ditentukan berdasarkan tembok-tembok. Jujur aja kami tidak suka dengan hal tersebut sebab kalau ingin membangun ruangan yg lebih besar dari sebelahnya, maka akan terlihat tidak rapih dan terkesan jelek.

Meski begitu, kami juga menyukai bagaimana sistem yang ada di versi Campus ini sudah lebih gampang dimengerti. Pilih apa yang ingin dibangun, drag ke area yang sama rata atau lebih besar, lalu pasang dan selesai. Kalau kau malas membangun banyak-banyak, kau mampu copy paste bangunan yang sudah ada lalu menaruhnya di kawasan lain, gampang dan mudah banget.

Ngatur Kampus

Kalau pada versi Hospital yang difokuskan hanya bagaimana memaksimal keuntungan sebanyak mungkin sebab mengurus orang keluar dan masuk, pada Two Point Campus tidak cuma memikirkan uang, sebab bakal selalu dituntut untuk memberikan banyak sekali fasilitas dan kenyamanan kepada para mahasiswa yang ujung-ujungnya harus bakar duit juga.

Baca Juga :  Call of Duty Dilaporkan Kehilangan 50 Juta Pemain Dalam Kurun Waktu Setahun

Kau bakal disuruh untuk membangun asrama mahasiswa, kamar mandi, toilet, lounge untuk mahasiswa, dan lain-lain untuk memuaskan apa yang mereka butuhkan. Disisi lain, kau juga bakal dituntut untuk mendekorasi dan mempercantik kampus agar lebih atraktif yang juga berpengaruh ke mahasiswa. Kalau mereka tidak “bahagia”, maka mereka tidak akan membayar spp kampus.

Jadi, alih-alih cuma ngatur staff mirip di versi Hospital, fokus pemain juga dipecah menjadi satu hal lagi – yaitu mahasiswa, yang mana menurut kami jauh lebih pusing mengaturnya, sebab benar-benar harus mampu membuat mereka bahagia dengan menyediakan banyak sekali hal, bahkan di game tersebut kami hingga acapkali menggunakan fitur Loan agar mampu memenuhi semua kebutuhan mengatur kampus.

Setiap semester selesai, kau bakal mampu memilih apakah ingin menambah jurusan baru atau tidak. Tentu saja kalau memang ingin, kau membutuhkan uang yang lebih banyak untuk membangun fasilitas sampai staff baru. Tapi, kau bakal menerima uang lebih banyak sebab semakin banyak mahasiswa makan semakin banyak keuntungan yang didapatkan.

Bakal ada juga semacam fitur bencana, dan hal tersebut bakal membuat staff dan mahasiswa mampu panik untuk sementara waktu, dan bakal kacau balau sekaligus membutuhkan banyak tukang bersih-bersih agar mampu cepat-cepat beres. Kalau tidak punya cukup banyak tukang, maka semakin lama juga mahasiswa dan staff panik dan bakal mengurangi penilaian kampus.

Ngatur Mahasiswa dan Staff

Setiap mahasiswa mempunya kebutuhannya masing-masing, dan setiap dari mereka juga memiliki pemahaman dan sifat yang berbeda-beda. Beberapa dari mereka memang pintar dan cepet lulus lalu menerima IPK gede, namun sebagian juga tak pintar, malas, dan butuh bantuan agar menerima IPK. Kau mampu periksa nilai masing-masing mahasiswa dengan mengklik profilnya, kalau dirasa kurang, kau mampu memberinya bimbingan khusus.

Baca Juga :  Tate no Yuusha no Nariagari Season 2 Episode 12 English Subbed

Ada begitu banyak kemudahan untuk mengatur banyak sekali mahasiswa tersebut di game ini. Misalnya kau berfokus ingin membuat IPK mereka rupawan, tinggal sort menu atau cari yg paling rendah dan beri bimbingan, kalau ingin fokus membuat mereka bahagia, tinggal sort berdasarkan dari yang tidak bahagia, dan beri apa yang mereka inginkan.

Namun kalau berbicara mengenai mengatur staff, menurut kami disini jauh lebih gampang dibanding versi Hospital. Pertama, kau tetap harus merekrutnya berdasarkan kemampuannya, lalu mengaturnya untuk dikerjakan diposisi apa, lalu mengatur segala keinginannya kalau diminta agar mereka bahagia, termasuk permintaan kenaikan gaji.

Taraf Kesulitan yang Lumayan

Sebenarnya permainan ini terbagi menjadi empat level yang berbeda. Level pertama alias tutorial (tema Science), ada juga Level 2 (tema Culinary Art), dan ada juga Level 3 (Knight), serta Level 4 (Wizard). Menurut kami, level pertama dan kedua masih cukup masuk nalar, namun kalau sudah masuk ke level tiga dan empat maka tingkat kesulitannya meningkat drastis.

Aku sendiri berkuta berjam-jam agar mampu naik dari level dua ke tiga, tiga sampai keempat. Berbeda dengan level pertama dan kedua yang progressnya cepet banget. Kau bakal mengalami banyak kesulitan, mulai dari adanya gempa bumi, membangun radiator untuk mengatur temperatur bangunan, yang ujungnya memaksamu untuk ngutang. Namun tingkat kesulitannya menurut kami masih sangat wajar dan malah bikin gamenya jadi seru.

Kualitas Visual dan Kontrol

Kalau berbicara sebuah kualitas visual, Two Point Campus tidak memiliki sesuatu yang istimewa, terkesan kasual dan kartunis. Namun, gayanya ini menurut kami terasa sangat cocok dan pas. Bahkan, untuk bagian UI yang ditawarkan juga terlihat lebih bersih dengan aksesbilitas yang cukup baik.

Baca Juga :  Game ARG 'Hidden Bats' dari Spike Chunsoft Ajak Pemain Cari Orang Hilang

Perbandingan paling mencolok dari versi Hospital ialah di Campus ini sudah lebih banyak animasi untuk karakternya dan animasinya sangat rupawan. Sebagai game simulasi manajemen, melihat animasi orang yang kau atur mirip staff atau mahasiswa cukup menyenangkan, misalnya saat melihat mereka lagi galau, marah, atau panik saat ada bencana.

Kalau berbicara kontrol, menurut kami tidak ada persoalan meskipun baru tahap preview build. Rotasi kamera untuk menentukan arah yang ingin dilihat terasa baik-baik saja. Namun kekurangannya ada dibagian Speed untuk meningkatkan kecepatan waktu, menurut aku 2x lebih cepat terasa kurang, harusnya ada opsi sampai 3x atau bahkan 5x untuk opsional.

Konklusi

Two Point Campus ialah sebuah game simulasi yang penuh dengan potensi, dan cukup layak disebut sebagai game simulasi manajemen yang enjoyable. Mulai dari tingkat kesulitan yang terasa pas dan menantang, gameplay yang cukup kompleks dan realistis, sampai kualitas animasi yang sudah jauh lebih improve. Tentu masih ada beberapa kekurangan yang mesti diperbaiki saat rilis.

Two Point Campus sendiri akan rilis pada 9 Agustus mendatang untuk PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, Xbox Series X|S, Nintendo Switch, dan juga PC melalui Steam. Jangan lupa kunjungi situs resminya DI SINI untuk banyak sekali berita lebih lanjut.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan isu game lainnya di Immaku.com.