Komik  

Dragon Ball: 5 Transformasi Paling Sulit!

Dalam seri Dragon Ball, transformasi menjadi sesuatu yang sangat esensial dalam ceritanya. Hal ini dikarenakan ras Saiyan menjadi karakter utama dalam ceritanya. Mereka yang menjadi bagian dari ras Saiyan dikenal memiliki transformasi yang disebut Super Saiyan. Ini ialah bentuk peningkatkan kekuatan mereka dalam sebuah pertarungan.

Namun, seiring berjalannya waktu di mana Dragon Ball sudah berjalan lebih dari empat dekade, Akira Toriyama selaku kreator serinya sudah memperkenalkan lebih banyak lagi transformasi dalam ceritanya. Sebagian dari transformasi tersebut dianggap sebagai transformasi yang sulit untuk dilakukan dan dipelajari sebab banyak sekali macam hal. Lalu, apa saja transformasi yang dianggap paling sulit?

Super Saiyan Rage

Super Saiyan Rage pada dasarnya adalah variasi dari transformasi Super Saiyan 2. Namun, meskipun begitu Super Saiyan Rage nampak berbeda dari standar transformasi Super Saiyan lainnya. Dan diketahui, dalam ceritanya pun transformasi Super Saiyan Rage baru digunakan satu kali oleh Future Trunks. Setelah momen tersebut, Super Saiyan Rage belum diperlihatkan lagi dalam ceritanya atau juga belum lagi disebutkan. Hal inilah yang kemudian memunculkan spekulasi bahwa Super Saiyan Rage ialah salah satu transformasi yang sulit untuk digunakan/diakses.

Ultra Ego

Ultra Ego milik Vegeta adalah transformasi terbaru yang ditambahkan dalam seri Dragon Ball. Transformasi ini diperlihatkan dalam pertarungannya ketika melawan Granolah di arc yang masih berjalan hingga sekarang. Ultra Ego sendiri adalah sebuah transformasi yang dibuat atau dikembangkan oleh Vegeta sendiri, setelah sebelumnya dia belajar teknik Destruction dari Beerus. Ultra Ego mampu dibilang menjadi puncak pencapaian besar yang dimiliki oleh Vegeta ketika ini.

Yang luar biasa Ultra Ego memiliki filosofi yang berbeda dari teknik Ultra Instinct yang digunakan oleh Goku dan para Angel. Ultra Ego adalah “variasi” lain dari teknik Ultra Instinct, di mana Ultra Ego lebih memanfaatkan amarah, egoisme, dan narsistik yang ada di dalam sosok Vegeta untuk menjadi sumber kekuatan dahsyat yang mampu dimanfaatkan untuk mengalahkan musuh. Granolah pun mencicipi bagaimana kedahsyatan dari teknik luar biasa ini.

Baca Juga :  Netflix Luncurkan Video Klip Resident Evil Menjelang Premiere

Ultra Instinct

Teknik transformasi Ultra Instinct diyakini sebagai salah satu transformasi paling sulit untuk dilakukan di seri Dragon Ball. Teknik Ultra Instinct biasanya digunakan oleh para dewa atau Angel. Dengan menguasai transformasi ini, tubuh penggunanya akan bisa bergerak sendiri tanpa perlu perintah.

Hal ini pun diperlihatkan ketika Whis bertarung melawan Goku dan Vegeta sekaligus, di mana Whis bisa menghindari semua agresi kedua Saiyan tersebut. Untuk mampu menggunakan transformasi ini diperlukan ketenangan yang sangat luar biasa. Selain itu, butuh energi yang sangat besar bagi Goku untuk mampu menggunakannya sepanjang waktu mirip halnya para Angel.

Super Saiyan Blue

Sebelum Ultra Instinct dan Ultra Ego diperkenalkan dalam cerita, Super Saiyan Blue menjadi teknik yang paling dahsyat yang dimiliki Goku dan Vegeta. Super Saiyan God adalah sebuah teknik transformasi yang menggabungkan God Ki dalam prosesnya. Mempelajari God Ki sendiri sudah menjadi sebuah proses yang sangat sulit, sebab itulah SSB dianggap sebagai salah satu teknik tersulit.

Namun, yang menjadi tantangan terbesar bagi seseorang yang ingin menguasai atau mampu mengakses kekuatan dari Super Saiyan Blue ialah mereka harus terlebih dahulu bisa menggunakan transformasi Super Saiyan God. Jadi, selain harus mempelajari God Ki, penggunanya harus juga menguasai Super Saiyan God terlebih dahulu, yang menjadi dua tantangan besar transformasi ini.

Super Saiyan God

Super Saiyan God adalah sebuah transformasi yang sangat sulit untuk digunakan dan diakses, sebab beberapa hal. Salah satu yang paling mendasar ialah penggunanya harus terlebih dahulu melakukan sebuah ritual khusus, yang dikenal sebagai Super Saiyan God Ritual. Ritual itu sendiri menjadi ritual yang tidak mudah, sebab persyaratan yang cukup rumit. Satu orang Saiyan akan dikelilingi oleh lima orang Saiyan lainnya, yang saling berpegangan tangan dan saling mengalirkan energi satu sama lain.

Baca Juga :  Love Live! Superstar!! Season 2 Tunda Episode 8 hingga 11 September Karena COVID-19

Saat level energi mereka sudah mencapai batas untuk mampu mengakses Super Saiyan God, maka energi tersebut akan dipindahkan ke satu orang Saiyan yang menjadi “targetnya.” Yang membuat proses ritual ini sulit ialah semua orang terlibat dalam ritual tersebut haruslah murni seorang Saiyan. Dan sejauh ini Goku dan Vegeta ialah yang tersisa dari Saiyan murni.

Dengan berkembangnya cerita di seri Dragon Ball membuat Akira Toriyama pun secara bersamaan memperkenalkan kekuatan terbaru atau transformasi terbaru lainnya. Namun, dari sekian banyak transformasi yang sudah banyak diperkenalkan, tidak semua mampu diakses dengan mudah.