Komik  

9 Anime Sepak Bola ini Wajib Ditonton!

Seri anime dengan tema sepak bola memang tidak pernah ada habisnya. Sejak era 90an hingga saat ini, sudah banyak judul anime bertema sepak bola. Masing-masing dari anime tersebut memiliki kelebihan dan keunikannya masing-masing terutama dalam hal cerita. Ada yang menghadirkan cerita tentang upaya seseorang untuk menjadi striker nomor satu atau cerita lainya yang berfokus pada klub sepakbola. Berikut adalah beberapa seri anime sepak bola yang bisa Geeks saksikan.

Hungry Heart: Wild Striker

Hungry Heart: Wild Striker merupakan salah satu seri anime sepak bola populer yang diadaptasi dari seri manga karya Yoichi Takashi. Hungry Heart pertama kali tayang pada September 2002 dan berakhir pada 2003 silam dengan jumlah total episode mencapai 52. Ceritanya sendiri befokus pada sosok Kyosuke Kano, seorang murid SMA dari Jyoyo Orange High School.

Kakak dari Kyosuke merupakan seorang pesepakbola handal yang bermain untuk klub Italia, A.C. Milan. Sang kakak benar-benar memberikan pengaruh besar terhadap hidup Kyosuke, terutama dalam hal sepak bola. Dialah yang mengajarkannya banyak hal tentang sepak bola. Sayangnya, dengan semua orang membandingkan Kyosuke dengan sang kakak membuatnya kehilangan minat untuk bermain bola. Namun, setelah duduk di SMA dia pun mulai berubah dan minatnya bermain bola kembali muncul.

Giant Killing

Giant Killing merupakan salah satu anime sepak bola populer lainnya, di mana seri ini diadaptasi dari sebuah klub sepak bola asli yaitu East Tokyo United. Klub bola tersebut diketahui menghadapi masa-masa sulit untuk melampaui liga yang sangat berat di Jepang. Meskipun pada akhirnya mereka berhasil terhindar dari degradasi, klub tersebut berusaha untuk memperbaiki keadaan buruk itu.

Setelah berkali-kali gagal untuk melakukan perubahan, mereka menggunakan cara lainnya yaitu mengganti pelatih. Sosok pelatih tersebut tidak lain adalah Takeshi Tatsumi. Dia sebenarnya adalah mantan pemain bola yang populer yang akhirnya mau membantu tim ini. Namun, perjalanannya membawa East Tokyo United ke jalur kemenangan bukanlah tugas mudah. Apalagi, reputasi sebelumnya dari Takeshi membuatnya dibenci oleh para fans.

Baca Juga :  Review One Piece 1060: Kemunculan Penguasa Dunia!

Whistle!

Untuk Geeks yang mengikuti seri anime dari akhir 90an tentunya tidak asing dengan judul anime ini. Whistle! merupakan sebuah seri anime klasik yang diadaptasi dari manga dengan judul yang sama karya Daisuke Higuchi. Alur ceritanya sendiri berfokus pada sosok Shou Kazamatsuri. Dia memiliki cita-cita yang sangat besar yaitu menjadi seorang pesepakbola profesional.

Sayangnya, Shou harus mengalami beberapa masalah untuk mewujudkan impiannya tersebut. Salah satu yang mengganjal adalah bagaimana tinggi Shou dianggap tidak memenuhi standar klub di sekolahnya. Dia pun kemudian pindah ke sekolah lain, dan mulai bekerja keras untuk membuktikan tujuannya dan juga mewujudkan impiannya meskipun dia tahu ada halangan yang harus dilewati.

Days

Days juga merupakan sebuah seri anime sepak bola yang diadaptasi dari seri manga dengan judul yang sama karya Tsuyoshi Yasuda. Ceritanya berfokus pada dua orang karakter, yaitu Tsukushi Tsukamoto dan Jin Kazama. Mereka berdua benar-benar memiliki dua kepribadian yang berbanding terbalik. Tsukushi adalah sosok yang pemalu, tidak memiliki bakat apa pun dan sering diabaikan orang.

Sedangkan, Jin adalah sosok yang jenius dan selalu jadi bahan pembicaraan orang lainnya. Suatu hari, Jin tidak sengaja bertemu dengan Tsukushi yang sedang mengalami perundungan. Dia pun menolongnya, dan tanpa disadari hal tersebut yang mempertemukan keduanya dan membuat mereka kemudian sama-sama jatuh cinta terhadap sepak bola.

Shoot

Selain Whistle!, seri anime sepak bola klasik lainnya adalah Shoot. Berkisah tentang sekelompok murid SMA yang merupakan teman dekat – Toshi, Kenji, Jim, dan Cindy – mereka pun berencana untuk bermain di tim sepak bola yang sama. Cindy pun mendukung rencana teman-temannya itu. Kehebatan dan kekompakan mereka pada akhirnya membawa tim sepak bolanya melaju ke babak final nasional.

Baca Juga :  [Review Komik] Uzumaki: Cerita Spiral yang Sangat Menyeramkan!

Sayangnya, suatu hari, Kenji terlibat perkelahian menghadapi penjahat. Dan menurut aturannya, mereka yang terlibat kekerasan atau perkelahian akan mengalami diskualifikasi. Kenji akhirnya memutuskan untuk pensiun dan mimpinya pun musnah. Beberapa tahun kemudian, mereka kembali bertemu dan diketahui keempat sahabat tersebut memilih jalan yang berbeda meskipun masih berada di lingkup sepak bola.

Farewell, My Dream Cramer

Farewell, My Dream Cramer sebenarya adalah sekuel dari seri manga karya Naoshi Arakawa. Seri ini mulai terbit di Monthly Shonen Magazine sejak 2016 dan selesai pada 2020. Pada 2021 kemarin, akhirnya seri ini mulai diadaptasi dalam versi anime. Berbeda dengan seri anime sepak bola kebanyakan, Farewell, My Dream Cramer berfokus pada perjuangan sepak bola wanita.

Sumire Suo dan Midori Soshizaki merupakan murid SMA Warabi Seinan. Mereka berdua memiliki tugas yang cukup berat yaitu memastikan agar tim sepak bola wanita di sekolah tersebut bisa menghadirkan performa yang baik selama kompetisi. Tim ini pun mendapatkan sosok pelatih baru yaitu Naoko Nomi, yang membantu mereka untuk meningkatkan kemampuan bermain bola.

Ao Ashi

Ao Ashi merupakan seri anime sepak bola yang baru menyelesaikan musim perdananya pada April 2022 kemarin. Diadaptasi dari seri manga karya Yugo Kobayashi, Ao Ashi berfokus pada seorang murid SMP bernama Aoi Ashito. Sebenarnya, Aoi merupakan seorang pesepak bola handal dan luar biasa. Dia adalah bintang untuk tim sepak bolanya. Sayangnya, nasib buruk harus dia hadapi.

Suatu hari, Aoi kehilangan kesabarannya yang mana hal itu membuat dia hilang kendali. Efeknya, dia pun harus dikeluarkan dari timnya. Selepas kepergian Aoi, tim sepak bola SMP tersebut akhirnya kolaps dan terpuruk. Aoi pun mulai menyadari kesalahannya dan mempertanyakan apa yang sudah dia lakukan. Untungnya, dia bertemu dengan seorang pelatih yang melihat potensi besar dalam dirinya. Aoi pun diundang ke Tokyo untuk mengasah kemampuannya.

Baca Juga :  Marvel Tolak Kemunculan Karakter ini di She-Hulk!

Blue Lock

Blue Lock merupakan seri anime sepak bola – dan olah raga – yang menimbulkan kontroversial. Bahkan, seri animenya banyak jadi bahan perbincangan para fans. Hal ini karena Blue Lock menghadirkan formula yang berbeda, di mana mereka justru memfokuskan cerita pada perjuangan untuk menjadi striker terbaik. Caranya? Dengan tidak memperdulikan orang lain.

Ego Jinpachi melakukan presentasi kepada para direksi Japanese Footbal Union tentang idenya, Blue Lock Project. Ide Jinpachi sendiri berfokus untuk mencari striker terbaik di seluruh Jepang. Bagaimana caranya? Mereka harus saling bersaing dan berkompetisi satu sama lainnya untuk menjadi yang terbaik. Yang kemudian menjadi nilai utama bukanlah kemampuan atau taktik, melainkan ego mereka.

Captain Tsubasa

Rasanya semua orang sudah sangat familiar dengan seri anime Captain Tsubasa. Bahkan, bisa dikatakan ini adalah seri anime sepak bola paling populer di seluruh dunia. Pemain sepak bola asli pun banyak yang tahu dan bahkan terinspirasi dari sosok Tsubasa Ozora. Manga Captain Tsubasa pertama kali muncul pada 1981, sebelum kemudian karya Yoichi Takahashi ini mendapatkan adaptasi animenya pada 1983.

Terdapat beberapa sekuel dan juga OVA dari seri Captain Tsubasa, sebelum kemudian versi reboot muncul pada 2018. Tsubasa Ozora adalah seorang anak yang sangat cinta dengan sepak bola. Dia memiliki talenta luar biasa serta memiliki mimpi yang besar, yaitu menjadi juara Piala Dunia FIFA bersama tim nasional Jepang. Setelah mendapatkan mentor yang tepat, Roberto, akhirnya Tsubasa pun mulai berkiprah sebagai seorang pesepakbola profesional.

Ketika berbicara mengenai seri anime, tema olah raga mungkin kalah populer dengan genre lainnya. Sudah bukan hal asing jika anime atau pun manga sering dikaitkan dengan cerita fantasi. Meskipun begitu, anime bertema olah raga, khususnya sepak bola, menjadi salah satu hal yang tidak kalah populer. Dan beberapa judul di atas adalah contoh nyata dari hal tersebut.