Komik  

6 Mitos yang Sering di Percayai Saat Masih Kecil

6 Fakta yang Kita Percayai Saat Masih Kecil Ternyata Mitos

Percaya mitos perihal bagaimana dunia bekerja ialah bagian dari menjadi seorang anak. Semua orang mengerti bahwa Anda tidak boleh menelan permen karet, dan keju ialah makanan favorit tikus. Ini semua ialah sebuah kesalahpahaman atau mitos yang acapkali di ulang-ulang di masa kecil dan menjelma fakta. Pada kenyataannya, hanya ada sedikit kebenaran di dalamnya dan itu benar-benar mitos.

Berikut beberapa fakta yang kita percayai ketika masih kecil, dan kenyataanya itu ialah mitos.

Kita Hanya Menggunakan 10% Kemampuan Otak

otak 10% 100%

Salah satu mitos yang paling acapkali di ulang dan salah ialah bahwa insan hanya menggunakan sekitar 10% dari otak mereka. Gagasan bahwa insan dapat membuka lebih banyak kekuatan otak telah menjadi tema utama bagi banyak pop kultur, salah satunya film Lucy 2014.

Tapi faktanya, insan tidak hanya menggunakan 10% dari otak, kita menggunakan semuanya. Penelitian mendukung hal ini. Para ilmuwan telah memetakan otak insan dan mengukur aktivitasnya, dan “belum menemukan area otak yang tidak melakukan apapun,” menurut Encyclopedia Britannica.

Tikus Memiliki Rasa Spesifik Pada Keju

tikus makan keju

Apa makanan favorit tikus? Jawabannya: Keju. Kenapa jawabannya keju? Sebab kita acapkali menonton program televisi yang menampilkan tikus dan keju, mirip program anak-anak Tom & Jerry. Selain itu, pop kultur lain juga acapkali memberi tahu kita bahwa keju ialah makanan kesukaan tikus.

Ini ialah mitos yang menarik, tapi itu masih hanya mitos. Tikus tidak hanya terobsesi dengan keju, tapi kepada semua makanan. Faktanya, menurut ahli hewan pengerat Robert Corrigan, keju kemungkinan tidak termasuk dalam makanan ringan favorit tikus.

Meskipun mereka pemakan yang tidak rewel dan memakan apa saja yang mereka temui, tikus mungkin akan memilih buah-buahan atau kacang-kacangan daripada keju, kalau di beri pilihan.

Baca Juga :  Spoiler One Piece 1055 Indonesia "Shanks Tiba di Wano"

Banteng Marah Ketika Melihat Rona Merah

banteng matador

Tempelkan seseorang dengan pakaian merah di sebelah banteng, dan semua orang tahu apa akibat selanjutnya: Banteng akan menyerang orang itu, dan kekacauan akan terjadi, bukan? Mungkin dalam kartun, tetapi kartun bukanlah kehidupan nyata. 

Pada kenyataannya, banteng tidak memiliki perasaan khusus terhadap warna merah sebab mereka bahkan tidak dapat melihat warna. Sapi buta warna merah-hijau. Jadi mengapa banteng menyerang matador yang mengibarkan bendera merah? Mengepakkan kain, disebut muleta, dan itu kemungkinan besar menarik kemarahan banteng.

Mencukur Bulu Pada Tubuh Nir Membuatnya Tumbuh Lebih Tebal dan Poly.

mencukur bulu ketiak

Sedikit hikmah lama, yang diturunkan dari generasi ke generasi, memperingatkan bahwa mencukur rambut hanya akan mendorongnya untuk tumbuh kembali lebih tebal dan lebih banyak, khususnya bulu kaki. Hikmah itu cukup membuat kita berpikir dua kali ketika ingin mencoba mencukur bulu-bulu pada tubuh.

Tetapi para ilmuwan menawarkan bahwa rambut bukanlah makhluk hidup yang tumbuh lebih kuat dengan setiap iterasi. Mirip yang dijelaskan oleh Dr. Lawrence E. Gibson  dari Mayo Clinic:

“Mencukur rambut tidak mengubah ketebalan, warna, atau kecepatan pertumbuhannya. Mencukur rambut wajah atau tubuh menawarkan ujung rambut yang tumpul. Ujungnya mungkin terasa kasar atau “berkulit” untuk sementara waktu ketika tumbuh. Selama fase ini, rambut mungkin lebih terlihat dan mungkin tampak lebih gelap atau lebih tebal.”

Mitos Kopi Menghambat Pertumbuhan Anak

6 Fakta yang Kita Percayai Saat Masih Kecil Ternyata Mitos

Kopi telah lama di anggap sebagai minuman yang tidak ramah anak. Lagi pula, saat generasi anak-anak meminta orang tua mereka untuk mencoba seteguk kopi, mereka di beritahu bahwa minuman pahit yang gelap akan menghambat pertumbuhan mereka. 

Fakta ini hanyalah mitos. Menurut Harvard Medical School: “Nir ada bukti ilmiah yang valid untuk menawarkan bahwa kopi dapat menghambat pertumbuhan seseorang.” 

Baca Juga :  Cara Menjalankan Bisnis Marketing Melalui Platform Online

Jadi dari mana mitos itu berasal? Tidah ada yang tahu absolut, bagaimana ini mampu berkembang. Kita hanya tahu bahwa kopi itu buruk ketika para orang tua mengatakannya.

Bahaya Menelan Permen Karet, Akan Menempel Di Perut Anda Selama Bertahun-tahun

6 Fakta yang Kita Percayai Saat Masih Kecil Ternyata Mitos

Kalau Anda menelan permen karet, itu akan tersangkut di perut selama bertahun-tahun dan bahkan ada yang selamanya. Oleh sebab itu, banyak orang tua yang melarang anaknya untuk tidak mengkonsumsi permen karet, sebab takut ke telan.

Faktanya, sistem pencernaan tubuh insan sepenuhnya bisa memproses banyak hal, termasuk permen karet.

Mirip yang Mayo Clinic yakinkan : Kalau Anda menelan permen karet, memang benar tubuh Anda tidak dapat mencernanya. Tapi permen karet tidak tinggal di perut Anda. Ini bergerak relatif utuh melalui sistem pencernaan Anda dan diekskresikan dalam tinja Anda.

# Fakta yang Kita Percayai Ketika Masih Kecil Ternyata Mitos