Viral  

5 Cara Cek Bansos BPNT Secara Online 2022 via HP & PC

BPNT kapan cair? Mungkin pertanyaan itu ada di benak Anda yang selama ini menjadi salah satu keluarga penerima manfaat (KPM) dari BPNT. Anda tidak perlu khawatir sebab bansos tersebut mampu dicek sendiri bahkan hanya melalui ponsel saja. Lantas, bagaimana cara cek Bansos BPNT?

BPNT sendiri adalah salah satu bantuan sosial yang diberikan pemerintah kepada masyarakat yang menjadi KPM. Acara bantuan pangan ini sebenarnya sudah ada semenjak beberapa tahun yang lalu dengan nama Acara Raskin dan semenjak tahun 2016 diganti menggunakan metode kartu elektronik.

Apa itu BPNT?

Apa-itu-BPNT

Sebelum membahas cara cek Bansos BPNT, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu perihal apa itu BPNT. Perlu diketahui bahwa BPNT adalah singkatan dari Donasi Pangan Non Tunai yang adalah acara bantuan pangan dari pemerintah.

Kalau sebelumnya Anda mengenal Acara Raskin yang menyalurkan bantuan beras kepada rakyat dengan kategori miskin, maka BPNT adalah kelanjutan dari Acara Raskin tersebut. Mirip yang telah disinggung sebelumnya, penyaluran Acara Raskin diganti menjadi kartu elektronik tahun 2016.

Penggunaan kartu elektronik tersebut digunakan untuk menyalurkan bantuan sosial dan subsidi dalam bentuk non tunai melalui sistem perbankan. Adapun sistem penyaluran tersebut telah diatur dalam Perpres No. 63 Tahun 2017 perihal Penyaluran Donasi Sosial Non Tunai.

Pemberian bantuan tersebut dalam rangka untuk menanggulangi kemiskinan. Diantaranya meliputi jaminan sosial, perlindungan sosial, pemberdayaan sosial, rehabilitasi sosial, sampai pelayanan dasar. Metode penyaluran bantuan non tunai ini diperlukan mampu lebih efisien dan sempurna sasaran.

Sebab kartu elektronik untuk penyaluran Donasi Pangan Non Tunai mampu dibelanjakan di E-Warong. Selanjutnya penerima manfaat akan menerima bantuan pangan berupa beras, telur dan bahan pokok lainnya.

Besaran Donasi BPNT (Donasi Pangan Non Tunai)

Besaran-Bantuan-BPNT-Bantuan-Pangan-Non-Tunai

Sebelum mengetahui bagaimana cara cek Bansos BPNT, Anda juga perlu mengetahui berapa besaran bantuan pangan dari pemerintah. Secara umum bantuan berupa sembako dari pemerintah ini diberikan setiap bulan kepada KPM dengan jumlah Rp 200.000 atau Rp 2,4 juta per tahun.

Sampai ketika ini pemerintah telah menyalurkan bantuan sosial BPNT kepada 5,9 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan anggaran mencapai Rp 7,08 triliun. Donasi pangan ini rencananya masih akan terus berlanjut dan diberikan kepada keluarga miskin yang terdampak pandemi.

Berbeda dari bantuan sosial PKH dan BST, bantuan pangan sebesar Rp 200.000 tersebut tidak mampu ditarik tunai. Donasi ini hanya mampu dicairkan dalam bentuk sembako yang terdiri dari beras, telur, daging ayam, buah dan lainnya.

Ad interim untuk tahun ini pemerintah juga akan menawarkan tambahan bantuan sosial BPNT melalui acara top up Kartu Sembako. Adapun jumlah tambahan yang diberikan sebesar Rp 300.000, Tambahan ini adalah relokasi dana perlindungan sosial dan akan disalurkan sebanyak tiga kali.

Pemberian tambahan bantuan ini menyasar kepada 1,4 juta KPM dan pencairannya akan dilaksanakan pada awal atau akhir Desember 2021. Dengan demikian tidak semua KPM BPNT akan mendapatkan tambahan tersebut.

Mekanisme Penetapan Calon Penerima Manfaat (KPM) BPNT

Prosedur-Penetapan-Calon-Penerima-Manfaat-KPM-BPNT

Nir semua masyarakat mampu menjadi penerima manfaat dari bantuan non tunai pemerintah ini sebab ada syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi. Adapun pendaftaran calon peserta KPM ini akan dilakukan oleh Kementerian Sosial.

1. Calon Penerima Manfaat menerima Surat Pemberitahuan

Selanjutnya calon penerima manfaat akan menerima surat pemberitahuan yang berisi perihal teknis pendaftaran serta lokasi yang telah ditentukan. Semua data yang diisi oleh calon penerima manfaat kemudian diproses secara paralel oleh beberapa pihak.

Diantaranya ialah bank yang tergabung dalam Himbara (Himpunan Bank-Bank Milik Negara), Kantor Kelurahan/Desa, sampai Kantor Walikota atau Kabupaten. Selanjutnya setelah proses verifikasi data selesai maka penerima manfaat akan dibuatkan buku rekening dan KKS (Kartu Kesejahteraan Sosial).

2. Fungsi KKS (Kartu Kesejahteraan Sosial)

Fungsi dari KKS tersebut sebagai alat untuk mengambil bantuan pangan yang telah disalurkan. Dengan menggunakan KKS maka penerima manfaat mampu datang ke E-Warong dan melakukan transaksi untuk pengambilan bantuan pangan.

3. Metode Pencairan

Adapun kawasan pencairan bantuan pangan lainnya yang mampu diakses ialah pasar tradisional, toko kelontong, warung desa, RPK (Rumah Pangan Kita), sampai agen bank yang menyediakan bahan pangan serta perjuangan eceran lainnya.

Dalam hal ini KPM mampu mengunjungi E-Warong yang telah memiliki tanda sebagai lokasi penyaluran bantuan pangan. Ad interim untuk transaksinya sendiri dilakukan secara non tunai sesuai dengan jumlah saldo bantuan yang tersimpan pada chip kartu sembako.

Melalui metode pencairan menggunakan kartu elektronik tersebut maka akan lebih mudah untuk memantau jumlah dana yang telah disalurkan, jumlah saldo yang ditarik oleh KPM, jumlah saldo yang tersisa, serta data penerima manfaat yang belum mengambil bantuan.

Prinsip Generik Penyaluran Donasi Pangan Non Tunai (BPNT)

Prinsip-Umum-Penyaluran-Bantuan-Pangan-Non-Tunai-BPNT

Pada dasarnya penyaluran bantuan pangan non tunai dari pemerintah ini mengacu kepada empat prinsip umum mirip berikut:

  1. Menawarkan kemudahan dalam akses dan penggunaan KKS bagi penerima manfaat.
  2. Menawarkan lebih banyak alternatif pilihan bagi KPM dalam menggunakan bantuan, termasuk berapa banyak yang diperlukan dan kapan akan dicairkan.
  3. Mendorong peningkatan penghasilan pada perjuangan rakyat yang melayani KPM.
  4. Menawarkan akses jasa keuangan pada KPM dan perjuangan eceran rakyat.

Tujuan Penyaluran Donasi Pangan Non Tunai (BPNT)

Tujuan-Penyaluran-Bantuan-Pangan-Non-Tunai-BPNT

Sebagai salah satu acara bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah, BPNT memiliki sejumlah tujuan, diantaranya ialah mirip berikut:

1. Meringankan Beban Masyarakat

Tujuan utama dari pemberian bantuan pangan untuk masyarakat miskin dan rentan miskin ini ialah untuk membantu meringankan beban masyarakat. Dengan demikian maka pengeluaran untuk kebutuhan pangan mampu ditekan dan dialihkan untuk kebutuhan lainnya.

Pemenuhan asupan gizi bagi masyarakat miskin maupun rentan miskin biasanya tidak mudah untuk dipenuhi yang akan terjadi minimnya penghasilan. Dengan adanya acara bantuan pangan ini maka diperlukan mampu membantu pemenuhan gizi keluarga.

3. Meningkatkan Ketepatan Target KPM

Tujuan lainnya dari acara bantuan pangan ini ialah meningkatkan ketepatan sasaran KPM sebab data masyarakat miskin maupun rentan miskin sudah terintegrasi di Kementerian Sosial.

4. Menawarkan Kendali kepada KPM

Dengan adanya metode penyaluran bantuan melalui KKS (Kartu Kesejahteraan Sosial) maka hal itu akan menawarkan kendali kepada KPM terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan bagi keluarga.

5. Mendorong Tercapainya Tujuan Pembangunan yang Berkelanjutan

Penyaluran bantuan pangan ini juga bertujuan untuk mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan. Adapun tujuan pembangunan yang berkelanjutan meliputi beberapa hal, diantaranya ialah tanpa kemiskinan, tanpa kelaparan, kehidupan yang sehat dan lain-lain.

Manfaat Acara Donasi Pangan Non Tunai (BPNT)

Manfaat-Program-Bantuan-Pangan-Non-Tunai-BPNT

Selain bertujuan untuk membantu pemenuhan gizi keluarga dan mengurangi beban pengeluaran, penyaluran BPNT juga diperlukan bisa menawarkan manfaat mirip berikut ini:

1. Meningkatkan Ketahanan Pangan

Manfaat utama dari adanya acara penyaluran bantuan pangan ini ialah meningkatkan ketahanan pangan keluarga dan masyarakat. Hal ini juga menjadi salah satu mekanisme untuk membantu menanggulangi kemiskinan.

2. Meningkatkan Efisiensi Penyaluran Bansos

Dalam penyaluran bantuan pangan ini menggunakan mekanisme kartu elektronik yang bukan hanya mudah diakses tetapi juga dipantau. Hal ini tentu saja akan menawarkan manfaat tersendiri dalam hal efisiensi penyaluran bansos sehingga lebih terintegrasi dan terkontrol.

3. Meningkatkan Transaksi Non Tunai

Ketika ini pemerintah memang tengah mencanangkan gerakan non tunai yang dikenal dengan istilah GNNT (Gerakan Nasional Non Tunai) yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi transaksi.

Dengan adanya KKS (Kartu Kesejahteraan Sosial) dalam penyaluran bantuan pangan ini maka akan bermanfaat untuk meningkatkan transaksi non tunai.

4. Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi

Manfaat lain dari adanya acara bantuan pangan non tunai ini tidak hanya terbatas bagi penerima manfaat (KPM) saja tetapi juga bagi perjuangan mikro dan kecil yang memiliki perjuangan penjualan sembako mirip beras dan telur.

Kriteria Penerima Manfaat BPNT (Donasi Pangan Non Tunai)

Kriteria-Penerima-Manfaat-BPNT-Bantuan-Pangan-Non-Tunai

Mirip yang telah disinggung sebelumnya, tidak semua masyarakat menerima bantuan pangan dari pemerintah. Sebab pada dasarnya bantuan sosial ini ditujukan kepada masyarakat dengan kategori miskin dan rentan miskin. Adapun kriteria untuk penerima manfaat BPNT ialah:

  1. KPM BPNT ialah warga miskin yang adalah pemegang KKS (Kartu Kesejahteraan Sosial).
  2. KPM BPNT bukan adalah penerima jenis bantuan sosial lainnya dari pemerintah mirip PKH (Acara Keluarga Cita-cita), BPUM (Donasi Produktif Perjuangan Mikro), serta bantuan lainnya dari pemerintah.
  3. Bukan adalah anggota TNI/POLRI, Aparatur Sipil Negara (ASN), karyawan BUMD/BUMN, pejabat kawasan atau pejabat negara.

Kalau Anda memenuhi semua kriteria yang telah disebutkan di atas, maka sudah absolut Anda berhak untuk mendapatkan bantuan pangan non tunai dari pemerintah.

Cara Cek Bansos BPNT (Donasi Pangan Non Tunai)

Cara-Cek-Bansos-BPNT-Bantuan-Pangan-Non-Tunai

Bagi Anda yang sudah memenuhi kriteria maupun belum tetapi ingin mengetahui apakah menerima BPNT dari pemerintah atau tidak mampu melakukan pengecekan sendiri secara online melalui perangkat smartphone. Adapun cara cek Bansos BPNT ialah mirip berikut:

  1. Pertama silahkan kunjung laman https://cekbansos.kemensos.go.id.
  2. Nantinya akan muncul jendela dengan keterangan Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, serta Desa atau Kelurahan.
  3. Silahkan masukkan data sesuai domisili.
  4. Kalau sudah silahkan ketikkan nama lengkap Anda sesuai KTP.
  5. Kemudian ketikkan kode 8 huruf yang tertera di dalam kotak.
  6. Kalau huruf yang tertera kurang terang, maka Anda mampu eksklusif klik ikon Refresh untuk menerima kode yang baru.
  7. Selanjutnya silahkan klik opsi Cari Data pada kotak yang tersedia.
  8. Kalau nama Anda termasuk dalam daftar penerima manfaat BPNT maka pada kolom BPNT akan terdapat berita mengenai nama lengkap, usia, status, keterangan, serta periode.
  9. Sebaliknya, kalau nama Anda tidak termasuk dalam daftar penerima manfaat BPNT, maka eksklusif ada keterangan bahwa nama Anda tidak termasuk penerima manfaat BPNT.

Cara Daftar Bansos BPNT (Donasi Pangan Non Tunai) secara Online

Cara-Daftar-Bansos-BPNT-Bantuan-Pangan-Non-Tunai-secara-Online

Bagi Anda yang sudah mencoba cara cek Bansos BPNT di atas dan ternyata belum terdaftar sebagai penerima manfaat maka tidak perlu khawatir sebab masih mampu mendaftarkan diri. Kalau Anda memenuhi kriteria calon penerima manfaat BPNT namun belum terdaftar, maka mampu mendaftar dengan cara ini:

  1. Langkah pertama yang perlu dilakukan ialah mengunduh software Cek Bansos Kemensos melalui Google PlayStore di perangkat smartphone.
  2. Di dalam software tersebut terdapat fitur yang mampu digunakan untuk mendaftarkan diri sebagai KPM (Keluarga Penerima Manfaat) bantuan sosial BPNT maupun PKH.
  3. Kalau sudah berhasil mengunduh software maka mampu eksklusif membuat akun atau User ID.
  4. Anda perlu melakukan registrasi menggunakan NIK, KTP dan KK.
  5. Selanjutnya silahkan login menggunakan akun tersebut yang sudah diaktivasi dan verifikasi oleh Kemensos.
  6. Kemudian tinggal masuk ke menu Tambah Usulan dan pilihlah jenis bantuan sosial yang diinginkan yaitu BPNT atau Kartu Sembako.
  7. Lengkapi semua data yang diperlukan dan selanjutnya sistem akan mencocokkan nama, NIK KK serta status kependudukan dengan data Dukcapil dan kusesuaian dengan DTKS untuk menerima bantuan BPNT dari pemerintah.

Apabila usulan Anda sesuai dan berhasil diterima sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BPNT, maka nantinya nama Anda akan muncul sesuai data yang diajukan. Meliputi NIK serta kesesuaian dengan data Dukcapil.

Selanjutnya Anda akan mendapatkan bantuan top up sembako sebesar Rp 300.000 selama 3 bulan. Sama mirip bantuan BPNT pada umumnya, bantuan ini tidak mampu diambil dalam bentuk tunai dan hanya mampu dicairkan dalam bentuk sembako, mirip beras, telur, daging ayam, dan lain-lain.

Cara Cek Saldo BPNT melalui HP

Cara-Cek-Saldo-BPNT-melalui-HP

Bagi Anda yang sudah terdaftar sebagai penerima manfaat bantuan pangan BPNT ada cara mudah mampu dilakukan untuk mengecek saldo BPNT melalui perangkat HP. Jadi selain melakukan cara cek Bansos BPNT, Anda juga mampu mengecek jumlah saldo di kartu KKS.

1. Prosedur Cek Saldo BPNT

Langkah pertama yang harus dilakukan untuk mampu mengecek saldo BPNT ialah mendatangi salah satu bank Himbara (Himpunan Bank-Bank Milik Negara). Diantaranya ialah BRI, BNI, Bank Berdikari, dan BTN. Anda mampu datang ke bank sesuai rekening bank BPNT Anda.

Adapun dokumen yang harus disiapkan pada ketika mendaftar SMS Banking dan m-Banking di bank ialah KTP asli, KKS, serta buku tabungan yang memuat rekening BPNT. Proses aktivasi SMS Banking maupun m-Banking akan dilakukan oleh pihak bank.

2. Cara Cek Saldo BPNT melalui SMS

Bagi Anda yang mendaftarkan SMS Banking di BNI maka cara cek saldo BPNT mampu dilakukan dengan cara mirip berikut ini:

  • Pertama silahkan buka menu SMS di HP Anda.
  • Selanjutnya ketikkan SAL dan kirim ke nomor 3346

3. Cara Cek Saldo BPNT melalui m-Banking BNI

Kalau ingin mengetahui saldo BPNT di rekening Anda maka cara yang harus dilakukan ialah mirip berikut:

  • Pertama silahkan mengunduh software m-Banking BNI melalui Google PlayStore.
  • Kemudian masukkan berita akun dan login dengan memasukkan User ID serta MPIN.
  • Kalau Anda berhasil login maka akan menerima berita mengenai saldo BPNT yang tertera di halaman awal.

Selain menggunakan dua cara cek saldo BPNT di atas, Anda juga mampu melakukan pengecekan dengan mendatangi agen e-Warong atau agen BRI untuk mengecek saldo BPNT yang dimiliki.

Nir dipungkiri bahwa penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat miskin dan rentan miskin ketika ini memang sangat membantu. Terlebih dengan kondisi ekonomi yang belum pulih sepenuhnya yang akan terjadi pandemi yang berkepanjangan.

Kebutuhan pokok menjadi hal yang sulit dipenuhi yang akan terjadi tidak adanya pemasukan setelah kehilangan pekerjaan atau perjuangan bangkrut. Dengan adanya bantuan pangan BPNT ini maka diperlukan mampu sedikit mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin.

Selain itu, penyaluran bantuan pangan juga sangat membantu masyarakat yang terdampak pandemi untuk memenuhi asupan gizi bagi keluarga. Dengan asupan gizi yang terpenuhi dengan baik, maka masyarakat mampu lebih sehat dan bersemangat untuk mencari penghidupan yang layak.

Melalui cara cek Bansos BPNT di atas, maka hal itu akan memudahkan siapa saja untuk mengetahui apakah terdaftar sebagai penerima manfaat atau tidak. Kalaupun tidak, maka Anda masih mampu mengajukan diri melalui cara yang telah dijelaskan sebelumnya.

 

Lihat Juga :